Pemagangan Ke Jepang

Tentang pekerja magang asing

Sebagai agen pemberangkatan resmi yang diakui pemerintah Indonesia berdasarkan Sistem Praktik Magang Asing bagi siswa muda (20-29 tahun) di Indonesia, LPK KIBOU KAFKA SEJAHTERA akan memberikan pelatihan bahasa dan pendidikan teknis di bawah bimbingan guru-guru terbaik.

Sebelum diberangkatkan ke Jepang, kami memberikan pelatihan kepada calon peserta magang dengan membagi peserta ke dalam kelas kecil beranggotakan sedikit orang untuk dapat memusatkan proses pendidikan dan pelatihan dengan kurikulum yang dapat membangkitkan hasil ketika tiba di Jepang nanti. Kami hanya akan merekomendasikan dan memperkenalkan mereka yang telah menyelesaikan program ketat kami.

jitco
Gambaran mengenai sistem praktik magang ke Jepang

Karakteristik utama dari sistem ini

Peserta magang akan menerima pelatihan lewat kontrak minimal 1 tahun dengan lembaga pelatihan kerja. Kami akan melindungi hukum dan peraturan hubungan kerja.

Pemberian pelatihan untuk peserta pelatihan, termasuk pelatihan bahasa Jepang, pembinaan yang diperlukan untuk perlindungan peserta pelatihan, dll

Bimbingan, pengawasan (patroli, dsb) ke lembaga pelatihan kerja oleh Badan Pengelola, serta penguatan sistem pendukung sekarang menjadi bantuan.

Jadwal Pengenalan

  • Persiapan surat permintaan penerimaan magang (untuk lembaga pengirim), perekrutan calon peserta.
  • Wawancara, partisipasi perwakilan di LPK
  • Penandatangan kontrak kerja
  • Mulai Persiapan Dokumen Sertifikasi Rancangan Pemagangan Kerja Teknis
  • Kirim formulir aplikasi ‘Dokumen Sertifikasi Rancangan Pemagangan Kerja Teknis’ ke Organisasi Pemagangan Kerja Teknis untuk Orang Asing (OTIT) dari lembaga penerimaan.
  • Pengechekan dan pengumuman undangan dokumen di OTIT
  • Pengakuan ‘Sertifikat Kelayakan’ (Izin Masuk Negara) dari Kantor Imigrasi setelah Sertifikasi Rancangan Pemagangan Kerja Teknis diterima.
  • Pemeriksaan dokumen di Kantor Imigrasi (periode peninjauan Imigrasi dapat berubah sekitar 1 bulan)

Sementara itu, pelatihan awal diberikan di lembaga
(Bahasa Jepang, pengetahuan tentang hukum dan kehidupan sehari-hari di Jepang)

  • Pengiriman ‘Sertifikat Kelayakan’ dari Kantor Imigrasi
  • Pengiriman ‘Sertifikat Kelayakan’ ke agen pemberangkatan, pengajuan visa ke Kedutaan Indonesia
  • Kontrak dengan asrama, persiapan perabot awal dll.
  • Penyesuaian tanggal masuk ke Jepang

Praktek Magang I

  • Mulai orientasi kehidupan awal di Jepang (sekitar 1 bulan) di fasilitas Lembaga penerima.
  • Mulai praktik magang
  • Belajar untuk Ujian Keterampilan
  • Ujian Keterampilan (3 bulan sebelum Praktek Magang I Berakhir)
  • Permohonan Izin untuk mengubah status tempat tinggal (2 bulan sebelum Praktek Magang I berakhir)
  • Izin untuk mengubah status tempat tinggal

Praktek Magang II Tahap 1

  • Permohonan memperpanjang masa tinggal (2 bulan sebelum Praktek Magang II Tahun Pertama berakhir)
  • Izin Magang II Tahun Kedua

Praktek Magang II Tahap 2

  • Pemberian Sertifikat Praktek Magang, kembali ke tanah air.

Badan Pengelolaan yang ‘Dapat Menerima Jenis Pengelolaan Kolektif’

  • Perkumpulan Asosiasi Dagang atau Asosiasi Dagang
  • Kelompok Usaha Kecil dan Menengah
  • Badan Usaha Pelatihan Pekerjaan
  • Koperasi Pertanian, Koperasi Perikanan
  • Badan Usaha Korporasi Kepentingan Publik, Badan Usaha Yayasan Kepentingan Publik
  • Badan Pengelolaan yang ditetapkan oleh Menteri Kehakiman dengan persetujuan publik

※ Badan Pengawas yang dapat menerima peserta pelatihan praktik magang tidak diizinkan untuk memiliki tujuan komersil

Persyaratan untuk peserta pelatihan praktek magang

  • Keterampilan yang akan dipelajari
  • Peserta harus belajar keterampilan yang sulit dipelajari di tanah air peserta.
  • Peserta harus berusia 18 tahun atau lebih, dan ada rencana untuk terlibat dalam pekerjaan yang dapat memanfaatkan keahlian yang dipelajari di Jepang setelah kembali ke tanah air.
  • Peserta harus memiliki pengalaman yang terlibat dalam jenis pekerjaan yang sama dengan jenis pekerjaan yang akan dilakukan selama praktik magang di Jepang.
  • Peserta harus dinominasikan oleh badan publik lokal di tanah air.
  • Peserta pelatihan praktek magang teknis tidak boleh mengumpulkan simpanan asuransi dari agen pemberangkatan, lembaga penyelenggara, lembaga pelatihan kerja, dll.
    Juga, tidak boleh membuat kontrak untuk disetujui.

Penerimaan peserta pelatihan pelatihan magang

Jumlah karyawan tetap perusahaanJumlah peserta pelatihan praktik magang 
301 Lebih dariSatu per dua puluh dari total jumlah karyawan tetap
201 Lebih dari 300 Kurang dari15 Orang
101 Lebih dari 200 Kurang dari10 Orang
51 Lebih dari 100 Kurang dari6 Orang
41 Lebih dari 50 Kurang dari5 Orang
31 Lebih dari 40 Kurang dari4 Orang
30 Kurang dari3 Orang

※ Catatan
※ Jumlah peserta pelatihan Praktek Magang I tidak boleh melebihi jumlah total karyawan tetap
※ Di bidang perikanan kapal, jumlah peserta Praktek Magang (I dan II) tidak boleh melebihi jumlah anggota awak (tidak termasuk pekerja magang) untuk setiap kapal perikanan.
※ Untuk perusahaan di bawah 30 orang, kami menerima tiga orang pada tahun pertama dan menerima lagi pada tahun kedua dan ketiga, sehingga total penerimaan yang dapat dilakukan dalam tiga tahun adalah sembilan orang.

Share on :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •